(SRG) Hidamari no Kanojo

urlhhhhYohooo ~

Akhirnya kesampean juga nonton Hidamari no Kanojo, setelah penantian selama setengah tahun, =3

Semua aspek di film ini terbilang bagus, apalagi teknik pengambilan gambarnya, tempat syutingnya juga, ada tempat Love Lock yang kayak di Namsan Tower itu juga loh🙂 Bagi yang pernah baca novel, mungkin udah nyadar apa penyebab keanehan dari prilaku Mao, dan juga twist di ending filmnya, yang pas Kousuke ketemu sama Mao yang ‘baru’. Overall, film ini recommended banget, apalagi buat yang suka film yang rada fluffy tapi mellow-nya tetep ada. Dari komentar mereka yang udah nonton, banyak yang nangis pas bagian terakhir, dan gue ? engga ㅡㅡ nontonnya dibarengi sama nyuci mungkin ya, mana bisa menghayati sepenuhnya, mungkin kesempatan lain bisa nangis juga, hehehe.

Sepanjang film bakal bisa denger lagu Wouldn’t it be Nice punya The Beach Boys, dan pas credit, bakal denger lagu Hikari to Kimi e no Requiem-nya Tatsurou Yamashita. Ada bagian yang sedih banget menurut gue, pas Kousuke di bar bareng temen kerjanya, dia denger lagu ‘Wouldn’t it be Nice’ pas lagu itu diputer di bar, dan dia nangis ㅠㅠ Padahal saat itu, dia sama sekali ngga ingat apa-apa tentang Mao. Lagu itu kan yang sering diputer Mao pas mereka masih sama-sama ㅠㅠ

Sekian ngalor ngidulnya, yang penasaran silahkeun ditonton🙂

2 thoughts on “(SRG) Hidamari no Kanojo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s